Di sebuah
lembah, di salah satu relung relung hati anak manusia, entah siapa namanya.
Hiduplah
sekelompok makhluk, mereka bernama: Gembira, Angkuh, Sok tau, Bijaksana, Egois,
Sedih.
Hari-hari di
lembah itu berjalan seperti biasanya, mereka keluar rumah, jalan-jalan,
menghabiskan hari-hari seperti biasanya.
Hingga suatu
pagi,
Tiba-tiba muncul
rumah baru yang begitu indah. Dihuni oleh makhluk yang bernama Cinta.
Pagi itu, semua
makhluk yang tinggal di lembah hati itu mengerumuni penduduk baru ini dengan
penasaran sekaligus kagum akan keindahan Cinta.
Cinta…….
Sesuatu yang
indah, menghanyutkan, membahagiakan, menentramkan setiap makhluk yang berusaha
mendekatinya.
Kehadiran Cinta
membuat hari-hari di lembah itu menjadi penuh ceria dan suka cita.
Bahkan Cinta
langsung diangkat jadi Kepala Desa oleh masyarakat lembah, karena cinta sangat
dikagumi oleh setiap penghuni lembah hati.
Cintalah yang
pertama kali membuat Sedih melamun dan tersenyum, Cintalah yang membuat Angkuh
pertama kalinya hadir dalam rapat balai desa. Sok tau selalu menjaga
kata-katanya bila Cinta ada didekatnya. Bijaksana selalu mengeluarkan ide-ide
kreatifnya dalam rapat yang dipimpin oleh Cinta.
Cinta
benar-benar telah membawa banyak perubahan yang berarti di Lembah hati.
……………
………………
………………… ( Apa sih yang tak dapat berubah saat
Cinta datang? )
Hari-hari pun
berlalu dengan indahnya sejak kehadiran Cinta.
Hingga suatu
hari,
Tersiarlah
berita tentang penduduk baru yang hadir di perkampungan Lembah hati. Berita
tersebar dengan cepatnya hingga ke tepi desa, dimana Marah dan Benci tinggal.
Mereka segera
memantau desa dengan teleskop mereka. Mereka sangat tidak senang akan apa yang
terjadi. Mereka memutuskan untuk mengacaukan semuanya.
Mereka sudah
berada tepat di depan pintu saat sepupu mereka Iri dan Dengki bergabung dan
mengajak mereka untuk menemui penyihir yang konon tinggal di dasar relung
lembah hati.
Penyihir itu
bernama Iblis.
Mereka datang ke
tempat dimana Iblis biasanya bergelayutan.
Mereka meminta
Iblis untuk membuat kekacauan di desa. Iblis pun menyetujuinya.
Tak lama sesudah
itu,
Cuaca di atas
desa menjadi gelap gulita, suasana lembah hati saat itu berubah sama sekali,
tak pernah terjadi seperti itu sebelumnya. Hujan, badai, petir mengguyur desa
itu dengan dahsyatnya, mengkagetkan seluruh penduduk lembah hati. Semuanya pun
panik.
Egois, yang
pertama kali kabur dari balai desa meninggalkan yang lainnya.
Bijaksana, tak
mampu lagi mengendalikan suasana yang semakin mencekam sehingga semuanya
berhamburan keluar menuju rumah mereka masing-masing. Hanya Angkuh dan Sok
taulah yang masih tetap di balai desa, berlagak seperti biasanya.
Cinta mengiringi
Sedih ke rumahnya sebelum ia sendiri berlari menuju rumahnya.
Akhirnya, malam
pun berlalu diselingi tawa riang Gembira yang merasa aman di kolong tempat
tidurnya.
Dan pagi pun
menjelang,
Bijaksanalah
yang pertama keluar rumah dan mengumpulkan seluruh penduduk desa.
Semuanya
lengkap,
kecuali Angkuh,
Sok tau dan Cinta.
Penduduk desa
segera mencari tahu keadaan Cinta dan yang lainnya. Dan mereka menemukan Angkuh
dan Sok tau berdiri di depan rumah Cinta.
Sok tau
menerangkan bahwa Cinta disambar petir ketika hendak memasuki rumahnya.
Seperti biasanya
tak satu pun dari mereka yang percaya dengan apa yang dikatakan Sok tau.
Tiba-tiba……………
Angkuh, yang
merasa paling penting, mendekati Cinta dan memeriksa dan membersihkan tubuh
indah Cinta yang tergeletak kaku dari tumpukan lumpur.
Dan ternyata ……
Benar.
Cinta
terpanggang hangus.
Semua terpaku di
tempat melihat pemandangan tragis itu.
Sedih pun mulai
menangis dan meratapi kepergian Cinta.
Sok tau mencoba
menghibur penduduk desa dengan mengatakan kalo Cinta hanya mati suri.
Dan saat itulah
pertama kalinya Gembira tak sanggup tersenyum sedikit pun.
Bijaksana
tak dapat berbuat apa-apa.
Seluruh penduduk
desa tidak rela akan apa yang menimpa Cinta.
Semuanya
menggerutu hingga muncul sesosok makhluk berjubah misterius yang datang
menghampiri Cinta, mengelus Cinta, memeluk tubuh Cinta dengan penuh kasih
sayang..
Seluruh penduduk
terkejut akan kehadiran sosok tersebut, mereka kaget akan tindakan sosok
misterius itu. Tapi mereka lebih kaget lagi ketika………
Ketika Cinta
mulai bangkit dengan senyumnya yang indah.
Suasana pun
berubah drastis dari duka cita menjadi suka cita yang gegap gempita.
Semua
bersorak-sorak akan kehidupan Cinta kembali.
Cinta hidup
kembali dengan wajah yang lebih cerah dan senyum yang lebih indah.
Cinta pun
memperkenalkan sosok misterius yang menolongnya.
Makhluk
misterius itu bernama …………………
Waktu.
Waktu adalah
makhluk dari negeri seberang, negeri dimana Cinta berasal.
Ternyata Waktu
adalah temen dekat Cinta. Mereka sudah bersahabat sejak pertama kali
diciptakan.
…………
Cinta tak bisa
hidup tanpa waktu.
Waktulah yang
menumbuhkan Cinta
Waktulah yang
mengobati perasaaan Cinta
Akhirnya ……
Cinta dan Waktu
menikah.
Mereka hidup
bahagia di relung lembah hati yang paling dalam.
……………… bahagia
selama Waktu terus berjalan
……………………… tentram
dalam keindahan Cinta yang ceria
………………………………
hingga beberapa
tahun kemudian,
mereka kembali
ke perkampungan Lembah Hati
tapi kali ini
mereka membawa perasaan baru yang lebih indah bersama mereka.
Cinta telah
melahirkan buah Cintanya seiring Waktu.
Buah cinta
mereka adalah: Pengertian, Cemburu dan Kasih sayang.
Keluarga yang
penuh cinta ini kembali menyemangati lembah hati.
Menjadi Semangat
dalam Hati seorang anak manusia ………………………………
@bouedipoo ©, 2002.